KING, GARUDA DI DADAKU

garuda_didadakuFilm anak-anak yang bertujuan menghibur, mendidik, dan membangkitkan rasa nasionalime, pada musim liburan sekolah kali ini ada dua setidaknya, Garuda Di Dadaku dan King, keduanya menceritakan tentang olahraga yaitu sepak bola dan bulutangkis, diantara keduanya yang sudah tayang adalah Garuda di Dadaku, yang mulai tayang tgl. 18 juni kemarin sedangkan King baru nanti tanggal 25 juni tayang serentak di XXI.
Kemarin dapat tiket nonton GDD dari adiknya bos yang kebetulan punya anak kecil, ya lumayan lah nonton gratis, film ini sendiri sebenarnya bertema sederhana yaitu seorang anak sd yang punya bakat bola tapi dilarang sama kakeknya yang membenci bola jadi berbagai upaya di lakukanya untuk bisa memakai seragam Timnas, film ini lumayan menghibur dengan sedikit kekonyolan Ramzi yang jadi Bang Dulloh, semangat Heri yang cacat dan tak punya mimpi hanya ingin melihat temanya ada di timnas, belum Sahra si anak kuburan lebih jelasnya nonton aja ndiri yah.
Sementara pas acara mau nonton kemarin ada sedikit insiden di lift 1 Cinema XXI, pas lagi ngantri di depan lift udah lama ko gak kebuka-buka tetep berenti di lantai 3, samar samar trdengar suara minta tolong, tapi aku sendiri bingung dari mana itu suara clingak-clinguk kiri kanan gak ada yang teriah sampai akirnya terdengar lumayan jelas bahwa itu dari dalam lift, udah deh jadi sibuk sendiri aku, ikut teriak panggil penjaganya, mungkin ada 2jam baru bisa keluar itu orang yang terkunci di dalam lift, setelah usut punya selidik ternyata kelebian beban ampun dah.
Diantara film-film berbau Kuburan yang sedang meraja lela di film-film Indonesia, film ini menjadi menarik selain kita butuh sebuah film keluarga dan sekaligus untuk mendidik anak-anak kita dari gempuran film-film luar, percintaan dan berbau kuburan itu sendiri. Dan hebatnya kemarin nonton sudah pada hari yang ke 3 dari tayang perdananya tapi masih tetap full bahkan untuk penayangan terakir jam 20.30 juga full hebatkan makanya cintai produk dalam negri, dan tanamkan rasa cinta tanah air, rasa memiliki bangsa ini, rasa nasionalis sejah anak-anak ya to! ra ngawur kayaknya tulisan ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: