GANYANG MALYSIA (maling sia)

sby002
Gambar dari http://www.tarakankota.go.id

Semakin hari semakin memanas hubungan Indonesia – Malaysia, dan makin hari ada aja ulah malay untuk memprofokasi bangsa ini, menguji kesabaran bapak-bapak tentara, membuat geram rakyat Indonesia. Belum selesai masalah TKI, klaim produk Indonesia, budaya Indonesia, kasus Manohara, pergeseran patok tapal batas Indonesia-malay, Ambalat kembali memanas, kapal-kapal perang, kapal patroli malay terus melanggar wilayah Republik Indonesia, peringatan dari Indonesia sepertinya hanya angin lalu saja bagi kapal-kapal malay itu, mungkin mereka pikir Indonesia bakalan diam saja, seperti pada Sipadan Ligitan.
Begitu banyak TKI kita di sana diperlakukan bagai budak, di siksa sampai cacat dan si penyiksa DIBEBASKAN negara tak punya hukum apa malay itu, kalau orang dari negara lain bikin salah langsung main gantung, begitu rakyatnya yang salah suek-suek aja tu hukum, dasar kampreet.
Sebenarnya armada laut kita tak kalah canggihnya dengan punya mereka bahkan mungkin lebih, pasukan kita juga lebih, lebih dari malaysia, kalau memang melanggar mestinya kita ya tegas, berulang kali di peringatkan tidak ada tanggapan dan masih terus melanggar TEMBAK SAJA biar mereka sadar dari mimpi indahya bisa dengan mudah mendapatkan dari bangsa Indonesia, Kita sebagai bangsa besar bermartabat dan punya harga diri, jadi sudah sepantasnyalah malaysia di beri peringatan tegas, (preman bilang loe jual gue beli) masa martabat bangsa ini, harga diri bangsa ini di injak-injak kita diam saja, enggak kan.
Coba kamu bayangin aja kalau kamu punya tanah 10 m2, trus tau-tau tinggal 9 m2 apa yang kamu lakukan, sedangkan tanah kita berbatasan dengan tanah-tanah tetangga yang notabene sudah kenal baik dengan kita, pikir aja ndiri yah. Atau kamu punya istri cantik dan tetanggamu kiri dan kanan punya istri jelek, dan stunya pas-pasan, trus godain istrimu terus apa yang kamu lakukan, pikir sendiri yah. Begitu jaga Bangsa ini punya martabat dan harga diri jadi sudah sepantasnya kita mempertahankanya.
Dulu waktu aku SMP dan bergabung dengan komunitas anak-anak PUNK di kampungku, satu hal aja yang jadi pertanyaanku, dan itu mulai mendapatan jawaban yaitu ANTI MALAYSIA ,pokoknya dulu yang namanya malay di hilangkan dari memori, kaset lagu malaysia siapapun yang punya, entah adik, kakak, ortu dari komunitas kami, pasti di jamin gak selamat tu kaset dan yang pasti hancur se hancur-hancurnya, gila ya dulu padahal gak tau maksudnya yang pasti asal malay hancurkan!, dan kebencian itu muncul semakin kuat waktu malaysia mengklaim REOG PONOROGO berasal dari sana, gila juga tu negara enak betul main klaim sana sini, saya dari orok sampai besar gini cuman tau REOG ya dari Ponorogo dan Ponorogo itu adanya cuman di Indonesia itu aja titik.
Dalam hal ini ketegasan pemerintah Indonesia harus di atas segalanya, harga diri bangsa ini menjadi pertaruhan, jangan sampai negara lain menganggap remeh, menyepelekan bangsa ini dengan hilangnya wilayah yang merupakan hak dari bangsa Indonesia, cukup Sipadan dan Ligitan yang terlanjur lepas terulang lagi, dan jika segala peringatan, pegusiran kapal-kapal berbendera malay itu tidak di gubris TEMBAK SAJA mereka akan berpikir lagi untuk tetap mengganggu wilayah Indonesia, karena perokonomian mereka amat sangat tergantung pada Indonesia, malu dong sama Pahlawan yang sudah mengorbankan nyawa demi bangsa ini, jika lagi lagi wilayah negara berkurang cuman dikarenakan kurang tegasnya sikap pemerintah kita, gimana kalau memang melanggar TEMBAK !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: